"Tentang Kaos Oblong"



Kali ini Dunia Baju Kita akan berbagi mengenai pemakaian kaos oblong dalam ibadah shalat kita. Seperti yang kita tahu bahwa semua orang nampaknya pasti pernah memakai kaos oblong. Orang tua ataupun muda, laki-laki atau perempuan pasti pernah memakainya. Memang benar kaos oblong itu pakaian yang sangat simple, tidak ribet dan terutama sangatlah murah.
Nah kali ini artikel ini saya bagi khusus bagi kaum laki-laki karena sering kali kita lihat kaum laki-laki ketika mereka hendak melaksanakan shalat berjamaah di mesjid bahkan termasuk saya sendiri seringkali mengenakan pakaian seadanya ataupun kaos oblong.
Sekarang kita perhatikan anjuran ataupun perintah Allah yang terdapat di dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam surat Al-A-raf ayat 31 yang Artinya : “Wahai anak cucu Adam, Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid...”. Dalam ayat ini, kita coba garis bawahi “Pakailah pakaianmu yang bagus”. Disini saya menebalkan kata yang bagus. Bisa kita sadari, betapa Allah SWT sangat memahami keadaan seluruh umat muslim. Tidak akan semuanya berpunya, betapa anjuran Allah SWT ini sangat ringan. Bukan perintah untuk mengenakan pakaian terbagus melainkan pakaianmu yang paling bagus yang kita punya saja.
Namun sangatlah miris, karena kenyataannya yang sering kita jumpai ialah rekan” yang lumrah berpakaian “seadanya” ketika ke masjid untuk shalat berjamaah. Ada yang memakai sarung dengan atasan sekedar kaos singlet berlengan warna putih, atau memakai celana jeans, disertai kaos oblong dengan banyak tulisan ataupun gambar yang memecah konsentrasi orang lain. Dan lain sebagainya...
Mungkin kita pernah mendengar kalimat sindiran berikut, “Kenapa ketiaka kita akan menemui pacar saja kita berpakaian sangat rapi dan keren bahkan memakai minyak wangi sewangi-wanginya sebotol langsung abis kali saking pingin wanginya..hehe tapi kenapa sih ketika kita hendak menemui sang pencipta justru malah memakai pakaian seadanya?” Seharusnya nih yah sindiran seperti ini bukan sekedar dekelakarkan saja, tetapi harus menjadi bahan renungan buat kita semua serta harus kita laksanakan dengan kesadaran diri kita iya kan??.
Seringkali kita perhatikan seseorang yang memakai kaos oblong saat sedang sujud secara tidak disadari kaos oblong tersebut akan nyingsat atupun terangkat mengikuti pergerakan bahu yang sedang sujud. Ketika itulah, pinggang belakang akan tersingkap. Dan yang sangat mengganggu ialah kadang kolor orang berkaos oblong tersebut akan menyembul berbalapan dengan lingkar pinggang celananya. Bukankan betapa sangat tidak sopan yah terhadap orang dibelakangnya??..
Ada sebuah kaidah ushul fiqih yang pernah saya tahu: hal yang menjadi syarat sebuah perkara wajib, maka ia menjadi wajib pula. Seperti misalnya shalat yang bersifat wajib. Maka wudhu yang harus diambil ketika hendak melaksanakan shalat tersebut, menjadi perkara yang wajib pula.
Begitu pun pula dengan perkara shalat memakai kaos oblong ini. Perkara yang menjadikan shalat kita menjadi batal, maka hal tersebut harus ditinggalkan. Jika kita masih mengerjakan perkara yang bisa membatalkan shalat kita tersebut, maka perkara tersebut menurut saya mungkin saja bisa menjadi haram, Karena, bukankah shalat yang batal disengaja tak lebih dari tidak shalat. Tidak shalat maka berarti meninggalkan kewajiban. Dan tidakkah meninggalkan kewajiban bagi seorang mukmin adalah sebuah perkara yang haram? Walaupun memang tidak serta merta memakai kaos oblong ketika shalat menjadi haram mungkin menjadi haram karena kejadian seperti tadi ada tulisan yang memecah konsentrasi orang lain dan yang lebih parah terbukanya aurat disaat sujud. Kan tidak semua ketika kita memakai kaos oblong itu akan berpotensi membuka aurat ketika sujud, Hanya saja mungkin kepada firman Allah SWT tadi bahwa bukankah yang lebih utama kita menjaga keutamaan shalat kita dengan tidak sekedar berkaos oblong.??Wallohu a’lam sih..hihi